*Cinta Bertahan*

June 28th, 2008 by niloveci

hidup yang sedang berjalan
terasa ringan berjalan
karenamu di sisiku, di sampingku

cinta yang kian tertanam
terasa berat bertahan
karena kau menguatkan, menyucikan

kau dan aku bersenyawa
mengarungi hidup

cintaku ini akan bertahan
tak akan habis menembus jaman
kau buat mega menjadi warna
satukan hati dan percaya

cintaku ini akan bertahan
semakin hari semakin dalam
engkau dan aku bisa jadikan
mimpi jadi kenyataan

hidup yang sedang berjalan
terasa ringan berjalan
karena kau menguatkan, menyucikan

kau dan aku bersenyawa
mengarungi hidup

Note : Lagu yang menemani hari-hari di kantor :)

Abang, makasih yah…
This song especially for you…

What You Think Is You Are

June 28th, 2008 by niloveci

Satu kali saat sedang down, seorang yang kucintai mengatakan padaku "What You Think Is You Are". Ketika itu dia memotivasi saya dengan satu kalimat yang terus mengiang-ngiang di kepalaku. Kata-kata itu begitu tepat untuk saya yang saat itu sedang merasa bahwa segala sesuatu tidak mendukung keberadaan saya.

Sebenarnya sudah begitu banyak buku-buku motivasi yang saya baca, memang dari sekian banyak buku tersebut ada satu kesimpulan yang saya ambil yaitu "The Power Of Mind". Pikiran itu punya kekuatan untuk menjadikan kita seperti apa yang kita pikirkan. Apakah kita akan sukses ketika akan melakukan presentasi adalah tergantung apakah yang kita pikirkan sebelumnya.

Saya jadi mengerti sekarang kenapa waktu itu Tuhan Yesus pernah mengataka pada orang banyak tentang perzinahan. Bahwa, ketika kita melihat dan memikirkannya saja maka kita sudah berdosa. Dulu saya tidak menyadari latar belakang kata-kata ini, tapi akhirnya saya menyadari bahwa ini adalah penekanan Tuhan Yesus bahwa setiap orang yang lahir di dunia ini punya kekuatan pikiran yang begitu besar. Sehingga sesuatu yang tidak kita lakukan hanya terbersit pun sudah dinyatakan dosa.

Semua orang punya potensi yang sama. Semua orang punya kekuatan yang sama. Semua juga punya pemikiran yang sama. Hanya bagaimana kita menggunakan potensi yang ada di otak dengan semaksimal mungkin.

Buku-buku yang banyak beredar sekarang juga semua membahas hal yang sama kekuatan pikiran dan bagaimana mengvisualisasikannya sehingga itu bisa menjadi begitu menjadi nyata. Cuma, dalam setiap buku di susun dengan cara yang berbeda-beda…

Sekarang saatnya bagi saya untuk menggunakan kekuatan pikiran yang ada…

Be A Positive Thinker…

I’m in Love

May 1st, 2008 by niloveci

Ada sebuah perbincangan yang menarik terjadi antara aku dan temanku, begini bunyinya :

"Kalau sudah waktunya, kamu tidak akan pernah menolak rasa itu. Bagaimanapun kamu mencoba untuk lari darinya, dia akan tetap mengikutimu. Itulah cinta…"

Aku yang sebelumnya sempat menghujat cinta. AKhirnya terdiam.. Emang benar juga, kalau sudah waktunya. Jika sudah tiba masanya… Sejauh apapun aku berlari menghindarinya, dia akan tetap berhasil menghampiriku, tanpa perlu dikejar, tanpa perlu dihentikan… Karena dengan sendirinya… Kita terdiam menanti kedatangannya, that is love.

Kemarin juga da perbincangan unik "Sayang banget, aku tidak mudah jatuh hati…"

Naahh… itu adalah perkataan diriku yang dulu. Sama seperti yang pernah kukatakan pada temanku, dan kalimat pembuka tadi ada jawabannya. Kemudian aku pun menjawab hal yang sama pada temanku. "Heey…kamu pasti punya kepahitan akan cinta. Come on, jangan takuut untuk mencintai. Karena cinta itu memang sakit. Tapi dia menguatkan.."

Mungkin, sepertinya gampang banget berkata-kata tentang cinta. Tapi proses untuk memahami cinta yang sesungguhnya bagiku sangat menyakitkan. Terlalu sakit sampai aku tidak tahu lagi, obat apa yang mampu menyembuhkannya. Namun, kalau tidak melewati fase-fase tesebut, mungkin tidak akan pernah ada diriku yang sekarang. Tidak ada aku yang mampu memahami, mampu memaafkan, mampu mengasihi hal-hal yang dulu penuh dengan linangan air mata…

Tidak ada lagi ungkapan yang paling indah selain kata "syukur". Yah, sekarang aku mampu mensyukuri hari-hariku yang dulu… Hari-hari yang sepertinya terbuang percuma, hari-hari yang pernah kupikirkan sebagai sampah dan ‘nothing’. Ternyata hari-hari itu yang dipakai Tuhan untuk membentukku, untuk mendalami lebih dalam, untuk menjalin lebih kuat, untuk menemukan kekuatan. untuk mengetahui karunia, untuk belajar memberi, untuk mengerti akan hidup yang dulu tidak penah aku sentuh.

Sekarang, aku ada di sini.. Apa yang tidak kuminta justru Tuhan beri. Apa yang tidak kukira, justru disediakan bagiku.. Di saat aku sudah lebih siap, di saat hatiku lebih kuat, di saat jalanku lebih lapang dan hatiku lebih suci.

Ada dia yang begitu indah.

Cinta…

Kini, cinta itu datang lagi padaku. Sama seperti dulu, dia mengetuk hatiku perlahan.. Menantikanku untuk membukakan pintu hati. Sedikit kulihat siapa. Ketika kutahu itu dia. Kucoba untuk menuntupnya… Tapi, dia kembali mengetuk.. kembali.. kembali.. kembali.. Sampai akhirnya aku tak tahan lagi dan membukakannya.. baru setengah memang.. Karena baru itu yang aku mampu.. Tapi ternyata yang setengah itu sudah begitu indahnya…

I’m in Love…

Kali ini aku tidak akan diam. Karena kali ini seluruh dunia akan tahu… Tak akan ada yang tertutup. Tak ada yang terselubung. Tak ada yang tersembunyi.. Kali ini akan ku ekspresikan sepuas hatiku.. menjelajah kemana pun cinta itu bawa ku pergi… aku tak akan takut.

Kepadamu, ku ingin katakan..

"Aku tahu, tak ada perjanjian di antara kita bahwa ini akan berakhir dengan indah. Tak ada janji bahwa tak ada tangis, tak ada janji bahwa tak ada kepedihan, tak ada janji bahwa tak ada luka, tak ada janji bahwa ini untuk selamanya…"

Tapi, kepadamu ingin kukatakan…

"Terima kasih…"

Untuk apa…??

"Karena, akhirnya aku sadar bahwa cinta itu tidak abadi… Cinta tak lebih dari kenangan. Hari ini dia ada, besok mungkin sudah pergi. Baru kemarin kupikir aku masih mencintainya. Besoknya, kusadari aku jatuh cinta padamu…"

"Ternyata, itu semua bergantung pada hati kita…"

dedicated to : WLM, thanks for loving me :)

Thank God I Found You

March 29th, 2008 by niloveci

"Thank God I found you

I was lost without you

My every wish and every dream

Somehow became reality

When you brought the sunlight

Completed my whole life

I’m overwhelmed with gratitude

Cause baby I’m so thankful

I found you"

Dia datang dengan tiba-tiba. Tanpa diduga sebelumnya. Tak pernah terpikirkan olehku, kalau dia’lah yang akan mengubah hari-hariku. Segala sesuatu berjalan begitu cepat. Tapi aku menikmatinya.

Mungkin kamu bukan orang terhebat yang pernah kutemui. Kamu juga bukan orang yang paling baik. Dan aku tau kamu tidak menjanjikan aku dunia penuh tawa. Tapi, aku yakin dibalik itu semua kamu menawarkanku dunia penuh warna. Cinta yang sederhana…

Thank God I Found You.

__ON__

March 29th, 2008 by niloveci

Selamat malam Jakarta… Kelap kelip lampumu terlihat sangat indah dari sini. (Pemandangan apartemen four season terlihat jelas menghamburkan seribu impian seandainya kamarku pindah ke salah satu kamar di sana (kekekekekkk)). Okeh, Selamat Malam Jakarta… Kali ini aku merindukan hiruk pikukmu…

Duduk di atas loteng kos2an sebenarnya sudah jadi hobby anak2 kos cemara. Apalagi kalo malam minggu tiba. Bermodalkan tiker, makan malam dan minum kita menikmati canda tawa di atap. Eh iya juga ding ga terlupakan ada yang nge-pul hehehe…

Tapi malam itu berbeda. Pemandangan Jakarta di malam hari. Kerlap kerlipnya. Membuatku ingin berteriak "Selamat Malam" pada semua penghuni kota Jakarta. Gedung-gedung yang mengitariku malam itu seolah bergema menyambut teriakanku. Bunyi gemuruh kendaraan yang tak pernah berhenti menandakan Jakarta hidup.

Gedung itu adalah impian. Cahaya itu adalah tekad. Dan Kerlipnya adalah Spirit. Itulah yang membuatku mampu bertahan berdiri di sini. Tak lupa juga karena ada mereka, para sahabatku, orang2 hebat yang mengitariku yang membuatku betah dengan kehidupan ini.

So, saat sedang ON. Cuma mau bilang thanks God. Karena aku berada di tempat yang tepat bersama dengan orang-orang yang benar..

Guys, i miss u all… Kemana aja sih… Aku sekarang malam minggu sendirian neehhh…

Thanks to : Glory, Glady, Emik, Eji, Dame, Dina, Nina, Lia, Ingrid, SiskaSiska, Anggry, Vero.

So, kapan kita karaoke’an lagi????

Facing YOUR GIANT!!!!

November 23rd, 2007 by niloveci

Ohhh God…ada raksasa besar di hadapanku. Dia begitu besar sampai-sampai aku nampak kerdil di hadapannya.. Begitu lemah, rapuh dan tak berdaya. Oh God.. Si ‘raksasa’ gila itu bilang kalau aku terlalu lemah menghadapinya. Lebih parah lagi dia bilang kalau aku ini manusia yang tidak layak untuk MENANG.. Lihat apa yang dikatakannya tentang aku.. Dia berteriak-teriak di sekitarku dan melemahkanku. Oh God. Aku tidak suka dengan keadaan ini.. Aku tidak suka kalau ‘raksasa’ gila itu meremehkan Siapa yang ada di belakangku. Biarkan saja dia banyak bicara… Karena dengan banyak berkata-kata dia mulai menunjukkan kelemahan dirinya. Dengan begitu aku bisa mengalahkan dia dengan satu pukulan telak.. Satu batu licin yang akan kulemparkan tepat di jidatnya. Sehingga dengan satu pukulan dia akan diam dan mati. Oh God.. Jangan biarkan ada raksasa apapun menghalangi jalanku. Jangan biarkan jalanku menjadi terseok-seok dan akhirnya berbalik arah melarikan diri dari si ‘raksasa’ itu. Biarkan aku maju dan melawannya… Bagaimana pun rupa si ‘raksasa’ itu.. Bahkan, jika si ‘raksasa’ itu adalah diriku sendiri…!!! Biarkan aku menghadapinya bersamaMu…

Thx to David to be my inspiration…

HomeSICK!!!

November 21st, 2007 by niloveci

Semakin mendekat ke akhir tahun. Isi hatiku semakin bergejolak dengan rasa sepi. Yah..sepi karena aku tidak merasakan hommy. Aku sudah mencoba kesana kemari dari satu tempat saudara ke tempat yang lain hanya untuk bisa merasakan ‘rumah’. Tapi rasa itu tidak terisi juga di hatiku… Mungkin bagi orang lain apa yang kurasakan ini tidak terlalu sulit karena merupakan penyesuaian yang harus aku alami di bulan ke tiga sampai ke enam. Tapi buat aku ini berbeda sungguh berbeda karena ketika pusat perbelanjaan di Jakarta mulai dipenuhi dengan ‘hiasan2 natal’ hatiku justru semakin berontak. Bahkan sempat tanpa sengaja di hatiku berkata "aku benci natal". Seolah aku menolak untuk tahun ini segera berlalu, waktu berjalan terlalu cepat dan perlahan demi perlahan suatu kenyataan semakin mematahkan hatiku. Andai saja aku bisa menemukan dimana ‘rumah’ itu berada mungkin hatiku tidak akan begini.

Kemaren entah tanpa hujan dan petir tiba-tiba saja aku menangis di kantor. Woooww aku pun shock melihat keadaanku seperti itu. Apalagi teman-temanku. Mereka sampai kebingungan. Aku juga kurang tahu apa yang sebenarnya terjadi. Hanya saja tiba-tiba ada perasaan sakit yang menjalar di hatiku seperti akar-akar pohon yang menjalar kemudian mencengkeram tanah. Periiihhh…

Peperangan pun terjadi di hatiku. Antara rasa ingin memuaskan untuk menangis dan rasa yang mengatakan kalau aku harus kuat. Dan akhirnya rasa yang mengatakan kalo aku harus kuat pun yang menang. Di tengah air mata yang menetes dan mata yang merah pun aku tertawa…hahahaha. Tertawa dengan kebodohanku.

Dan mereka pun mengatakan kalau aku sudah gila.

Kalau bisa gila. Mungkin aku akan memilih untuk jadi gila saja. Hidup jadi lebih mudah. Melihat hidup dengan pemikiran sendiri dan punya dunia dimana hanya ada aku di dalamnya. Tapi itu toh bukan jalan keluar. Iya bukan?

Akhirnya yang bisa kulakukan adalah berdoa. Hemmm hanya dalam doa aku menemukan kekuatan. Dan ketika pulang di dalam kamar aku kembali menangis. Namun kali ini bukan menangis karena kebodohanku. Namun aku menangis karena hangatnya pelukan yang kudapatkan dari Dia. Dia ada di hadapanku memelukku dengan begitu eratnya sampai2 aku sendiri merasa kalo tubuhku telah menyatu dalam ragaNya (mungkin begitulah kenyataannya).

Yah…akhir itu belum ada. Masih ada jala-jala yang harus dirangkai yang akhirnya akan menjadi satu kesatuan. Tapi itu sekarang belum selesai. Masih ada banyak rangkaian yang harus di susun. Begitu pun dengan diriku. Masih ada banyak hal yang akan dirangkai dalam diriku dan itu kini belum selesai. Aku tidak tahu kemana Dia akan membawaku sekarang. Aku bahkan tak mengeti bagaimana aku bisa sampai di sini. Yang aku tahu Dia yang menuntunku dan menggenggam tanganku. Jadi kalau besok ternyata aku ada di sana. Jangan pernah kalian bertanya mengapa? Karena aku pun tak tahu jawaban apa yang harus kuberikan.

"Hidupku bukan milikku lagi…"

Just it.

seneng - seneng…..

October 31st, 2007 by niloveci

aaahhhh "hingarbingarku" dah baliiiiikkkk… seneng deh setelah hampir dua minggu tertinggal di semarang, akhirnya laptop aku balik juga. iiihhh bayangin hidup di kamar yang ga ada tv, radio, dvd, kompi n yang paling sial ga ada internet..serasa deh hidup di dunia antah berantah.. kayak kembali ke jaman flinstone. andalannya cuma "hp" haaaahhhh itu pun hp’nya kebayakan mati rasa daripada menghidupkan. habisnya temen2ku ga tahu pada kemana semua…bener2 nyebeliiiiiinnnnnnn!!

emang sihh kalo mau kupikir demi mikir ternyata temen2ku bukan bertambah banyak tapi semakin berkurang. ga ngerti deehhh kalo diliat di phonebook kayaknya banyaaakkk bangeeetttt tapi ternyata orang2 yang terdekat hanya sekian persen dari itu semua…

pengeeeennn euyy cari temen baru… pengen deh punya banyak temen yang bisa memeriahkan hari2ku gak peduli teh cowok or cewek toh buat seneng-seneng n pastinya untuk saling mendukung di saat susaaahhhh…

heemmmm…setelah bertanya pada diri sendiri dan setelah menghitung dengan cermat memang deehhh aku perlu memperluas dunia persilatan hahahaha….

*status error*

Cukuplah Kasih Karunia’Ku

October 22nd, 2007 by niloveci

Kemaren (21/10) waktu di gereja aku ditegur abis2an ma Tuhan. Wuuuuaaahh aku sedih sekali ternyata selama ini aku masih juga ‘kurang ajar’ ma Dia… Akhir2 ini aku terlalu menuntut Tuhan untuk sesuatu yang sangat aku impikan, sampe2 aku lupa bahwa segala sesuatu ada pada Kehendak Tuhan. Aku gak bisa memaksakan apa yang menjadi Kehendaknya, Tuhan memang punya Kuasa untuk memenuhi semua keinginanku karena Dia adalah Allah yang besar dan tidak ada satupun yang mustahil bagi Dia. Tapi Kuasa Tuhan tetap berdasar pada KehendakNya. Jadi kalau Dia tidak berkehendak sampai nangis darah pun aku tidak akan pernah mendapatkan apa yang aku impikan. Namun, Tuhan mengatakan "Cukuplah Kasih KaruniaKu bagimu Deasy" artinya Dia selalu menjawab doaku. "Tidak" pun adalah sebuah jawaban. Dan kasih karunia Tuhan dalam hidupku sudah lebih dari cukup. Sehingga, apapun nanti yang terjadi aku siap menerima. Tak akan lagi aku menuntut, tak akan lagi aku memaksa… Semua kuserahkan pada kehendakNya. Karena kasih karuniaNya pun sudah cukup bagiku.

Tidak pernah aku bisa membayangkan bagaimana aku bisa hidup tanpa kasihNya. Bagaimana aku bisa hidup tanpa tahu bahwa Dia selalu ada di dekatku, mendekapku dalam kehangatanNya. Tiap-tiap hari aku semakin jatuh cinta padaNya. Dan aku semakin melekat erat pada genggamanNya. Dan aku semakin tahu bahwa cinta yang paling indah dalam dunia ini adalah cinta yang datang dari padaNya…

"Tuhan, kasih karuniaMu pun sudah cukup bagiku"

HoliDAY…

October 3rd, 2007 by niloveci

Belum pernah aku libur lebaran dengan planning seperti ini. Bakalan sendirian. Gak ada siapa-siapa…(Hua..hua..) Udah gitu semua serba sendiri, mudik ndiri ke

Semarang

. Eh yang di

Semarang

ternyata pada ke

Manado

, jadilah aku bertapa seorang diri. Sebenarnya aku juga udah planning pengen ke Manado, waktu tahu “cuti bersama” diperpanjang sampe tanggal 20 ditambah dengan tiket ke Manado yang ajaib bin aneehh aku bisa dapat murah… Ah tapi sayang liburan di

Manado

tinggal kenangan. Gpp’lah dewean di Semarang toh masih bisa ke Jogja walau cuma sebentar..liat rumah (dah jadi belum yah??).

Huuuuu..aku pengen jalan2. Kangen traveling ma family pas liburan. Rame-rame kita keluar

kota

keliling Jawa. Biasanya libur lebaran kayak gini moment yang tepat banget buat kita jalan-jalan soalnya semua pasti bisa ngumpul…

Memang yang disebut waktu gak akan pernah sama.

Ada

kalanya harus melewati waktu dengan kesendirian.

Ada

kalanya dipenuhi dengan kebersamaan… Apapun itu aku hanya ingin tetap semangat ajaahhhhh…. (walo sebenarnya aku seebbeeell……..!!)

Ah iyah…aku kangen

Semarang

…aku kangen Jogja…

Tapi, orang-orang yang rindukan justru tidak ada di

sana

…..